Tak Berkategori

Sosialisasi Baca Tulis Al-Qur’an di Aceh Tamiang

×

Sosialisasi Baca Tulis Al-Qur’an di Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini

Aceh Tamiang: Wakil Bupati Aceh Tamiang, H. T. Insyafuddin, ST membuka acara Diseminasi Kurikulum, Silabus, Bahan Ajar, Muatan Lokal Bernuansa Islami Baca Tulis Al-Qur’an dan Adat Budaya Tamiang (ABT) di Aula Sekdakab, Kamis, (28/01).

Membacakan sambutan Bupati Mursil, Wabup Insyafuddin menyampaikan bahwa sebagai Kepala Daerah Ia menyambut baik digelarnya acara Diseminasi ini. Ia katakan, kegiatan ini sangat berguna untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan siswa/siswi agar lebih memahami ilmu agama sehingga mereka menjadi generasi yang Islami.

“Aceh Tamiang merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Aceh yang memiliki komitmen untuk menyelenggarakan pendidikan yang bernuansa Islami, peranan guru agama sangat penting guna mentransfer ilmu dalam membantu anak didik berkembang lebih baik sesuai norma-norma yang berlaku,” terang Wabup.

Wabup Insyafuddin juga menambahkan, Ia bersama Bupati Mursil juga sangat mengapresiasi hasil pemikirian dan kerja keras Tim Penyusun yang telah melahirkan kurikulum muatan lokal Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) dan Adat Budaya Tamiang (ABT).

“Kami berterimakasih kepada Majelis Pendidikan Daerah Kabupaten Aceh Tamiang baik dari periode sebelumnya yang telah mengawali tahap demi tahap dan berperan sebagai fasilitator, motivator serta sebagai pendamping,” ungkap Wabup Aceh Tamiang.

Secara pribadi Wabup Insyafuddin menyampaikan harapan kepada Majelis Pendidikan Daerah dan Tim Penyusun Kurikulum untuk mengembangkan kurikulum ini dengan mengikuti perkembangan zaman agar lebih efektif dan efesien.

“Saya berharap dengan memanfaatkan sarana dan prasarana kurikulum pembelajaran ini dapat dibuat dalam bentuk video yang lebih bisa menarik perhatian anak-anak. Pencotohan sikap dan perilaku baik melalui video akan lebih cepat dapat dipahami anak-anak,” pintanya kepada Tim Penyusun Kurikulum.

Sebelumnya pada pembukaan acara, Ketua Majelis Pendidikan Daerah Kab. Aceh Tamiang, Fahmizar, S.Pd menyampaikan bahwa kurikulum muatan lokal ini merupakan sebuah mata pelajaran untuk mengembangkan potensi daerah sebagai bagian dari upaya dan meningkatkan mutu pendidikan di madrasah/sekolah.

“Muatan lokal sebagai upaya melestarikan bahasa dan budaya daerah dimana sekolah itu berkembang. Dalam potensinya, kita berbudaya Tamiang dan salah satu bagian dari Provinsi Aceh tentu saja kami ingin mengembangkan kearifan lokal daerah Tamiang yang berbasis budaya syariah”.

Kepala MPD Aceh Tamiang juga menambahkan, bahwasannya Kabupaten Aceh Tamiang merupakan pioner pembuatan Kurikulum muatan lokal di Provinsi Aceh. Beliau sangat optimis, peserta didik Sekolah Dasar sampai Sekolah Menengah Atas akan menjadi siswa yang berbudaya berbasis syariat dan bermuara kepada pembentukan generasi Islami.

Dalam pada itu juga, Ketua tim penyusun silabus/bahan ajar BTQ dan ABT, Dra. Suriani juga turut melaporkan mengenai proses penyusunan kurikulum. Dalam prosesnya, Ia sampaikan penyusunan dimulai sejak Januari 2015 dan Rapat Koordinasi bersama para tokoh pendidikan dan adat menjadi momentum dalam menghasilkan draft kurikulum BTQ dan ABT.

“Pemikiran ini lahir dilatarbelakangi dengan masih banyaknya anak-anak yang belum mampu membaca Al-Qur’an dan sebagai upaya menumbuhkan akar budaya yang dimiliki oleh Tamiang ke dalam karakter anak. Semoga kurikulum ini dapat diimplementasikan oleh seluruh Instansi Penidikan di Kabupaten Aceh Tamiang”

Usai penyampaian sambutan, acara dilanjutkan dengan pemaparan tentang Diseminasi Kurikulum, Silabus, Bahan Ajar, Muatan Lokal Bernuansa Islami Baca Tulis Al-Qur’an disampaikan oleh M. Safi’i, S.Ag dan Muatan Lokal Adat Budaya Tamiang (Abt) disampaikan oleh Rudiardi, M.Pd.
Turut hadir dalam acara ini, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) yang diwakili oleh H.Ir. Mumtasir Wan Diman,MM, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang, Plt. Zulfiqar, SP, Perwakilan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kab. Aceh Tamiang, Ketua Pengawas SD Inja Ariani, S.Pd, Pengawas PAI Kemenag, Yusri, S.Pd, Pengawas SMP DISDIKBUD Aceh Tamiang, Jasman, S.Pd serta para Kepala dan guru sekolah diwilayah Kabupaten Aceh Tamiang. (***).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *