AtjehEkonomiNasionalNews

Ketua Banleg : Qanun SPT Lahir dari Urgensi Daerah

×

Ketua Banleg : Qanun SPT Lahir dari Urgensi Daerah

Sebarkan artikel ini

Aceh Besar – Ketua Badan Legislasi DPRK Aceh Besar Rahmat Aulia S.PdI memberikan masukan dalam rancangan qanun SPT dan Satu Gampong Satu Hafidz di Dekranasda, Gani, Senin, 2021.

Ia mengatakan bahwa qanun harus lahir dari sebuah kepentingan daerah sehingga menjawab persolan yang dihadapi. ” Kami mengamati bahwa raqan ini lahir dari urgensi daerah untuk menjawab masalah yang ada ,” terangnya.

Politisi PAN tersebut juga meminta mengharapkna proses melahirkan qanun yang sedang berlangsung agar terus mengacu pada mekanisme, kajian hukum, proses akademis dan konsultasi publik. “Sehingga akan mendapatkan dukungan dalam paripurna di DPRK nantinya,” pintanya.

FGD tersebut dilaksanakan dengan pemaparan rancangan kedua qanun, kemudian mendengarkan masukan pemangku kepentingan untuk mendapatkan pemahaman bersama dan perbaikan konten raqan.

Stakeholder yang hadir dalam FGD tersebut Plt Kadis Syariat Islam Aceh Besar Rusdi, Sekretaris DPRK Fata Muhammad, Kabag Hukum Setdakab Joni Marwan, MPD Aceh Besar Suraya Kamaruzzaman, Ketua K3S Junaidi M.Pd, Ketua MKKS Mukhtar S.Pd, serta Tim Pengembang kurikulum SPT .

Secara umum Aceh Besar telah menancapkan fondasi pembangunan sumberdaya manusia untuk melahirkan tangguh, berakhlaqul karimah serta hafal Al-Qur’an dimasa depan dengan menjadi Aceh Besar sebagai kabupaten On Stop Education Center, yaitu Kota Pusat Pendidikan Islami. (And)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *